Pendidikan Adab di Tengah Perubahan Budaya Digital Perspektif Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.70757/kharismatik.v1i2.335Keywords:
Pendidikan Adab, Budaya Digital, Pendidikan Islam, Literasi Digital, Etika Digital, Tabayyun.Abstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan terhadap pola belajar, komunikasi, interaksi, dan kehidupan sosial peserta didik. Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan memperluas ruang pembelajaran, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan terhadap pendidikan adab, seperti penyebaran informasi yang belum terverifikasi, komunikasi yang tidak santun, perundungan digital, pelanggaran privasi, plagiarisme, serta rendahnya tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan adab di tengah perubahan budaya digital dalam perspektif pendidikan Islam, mengidentifikasi tantangan etika yang dihadapi peserta didik, serta merumuskan strategi penguatan pendidikan adab digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran dan dokumentasi berbagai literatur yang relevan dengan pendidikan Islam, adab dan akhlak, literasi digital, etika bermedia sosial, dan pendidikan karakter. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan adab tetap relevan dalam menghadapi perubahan budaya digital dan perlu diperluas penerapannya ke dalam ruang digital. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesantunan, disiplin, integritas, dan tabayyun dapat menjadi landasan perilaku digital peserta didik. Penguatan pendidikan adab digital dapat dilakukan melalui integrasi nilai Islam dalam pembelajaran PAI, keteladanan guru, pembiasaan, analisis kasus digital, penguatan literasi digital, budaya sekolah, dan keterlibatan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital perlu berjalan bersama pendidikan adab agar peserta didik tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara kritis, santun, jujur, dan bertanggung jawab.
References
Jumriani, J., Thaha, H., & Harani, A. (2022). Etika berkomunikasi di media sosial dalam perspektif Al-Qur’an. Maddika: Journal of Islamic Family Law, 3(2), 58–68. https://doi.org/10.24256/maddika.v3i2.3758
Ma’ajidah, H. L., & Anshori, I. (2023). Social Media Ethics in the Perspective of the Qur’an (Etika Bersosial Media dalam Perspektif Al-Qur’an). UMSIDA Preprints Server. https://doi.org/10.21070/ups.2004
Mabruri, Baili, Yanti, E., Khamim, S., & Noviriani. (2024). Literasi digital dan etika bermedia sosial perspektif Islam: Hubungannya dengan sikap kritis dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran PAI daring. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 189–201. https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.53608
Naqiyah, B., & Handayani, A. (2024). Konsep adab dan ta’dib dalam pendidikan Islam: Relevansinya bagi pendidikan karakter di era digital. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin, 3(1), 151–168.
Nazaruddin, & Alfiansyah, M. (2021). Etika komunikasi Islami di media sosial dalam perspektif Alquran dan pengaruhnya terhadap keutuhan negara. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 4(1), 77–91. https://doi.org/10.22373/jp.v4i1.8935
Marwiji, M. H., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2023). Student Character Education Model Development in the Era Industry 4.0. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 7(2), 2734-2744.
Yudi, N., & Maryam, S. (2023). Pengaruh kompetensi literasi digital siswa terhadap efektivitas pendidikan karakter Islami di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 123–137. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i2.65200
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Kharismatik agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike 4.0.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








